HIL (Hemolysis, Icterus, Lipemia) Interference Corrector

Gunakan alat ini saat Anda mengevaluasi kelayakan sampel darah (serum/plasma) secara visual maupun setelah mendapatkan data indeks HIL dari alat autoanalyzer sebelum memverifikasi hasil pemeriksaan kimia klinik.
Pearls & Pitfalls: Nilai koreksi Kalium hemolisis adalah estimasi matematis kasar untuk membantu keputusan klinis. Pada kasus hemolisis berat (Hb bebas >500 mg/dL), **penolakan sampel dan pengambilan ulang tetap merupakan standar emas**. Batas interferensi juga dipengaruhi oleh perbedaan reagen manufaktur reagen komersial.
Interferensi HIL mengganggu pemeriksaan lewat tiga mekanisme utama: fisik (hamburan cahaya pada spektrofotometri), kimiawi (bilirubin/hemoglobin bersaing dalam reaksi redoks), dan biologis (pelepasan zat intraseluler eritrosit seperti Kalium dan LDH).

Setup Parameter & Indeks HIL
Metode & batas interferensi

Hemoglobin Bebas (lisis)
Nilai tidak boleh kurang dari 0 atau kosong.
Limit parameter: 50 mg/dL
Pintas:

Bilirubin Total (kuning)
Nilai tidak boleh kurang dari 0 atau kosong.
Limit parameter: 40.0 mg/dL
Pintas:

Trigliserida (keruh)
Nilai tidak boleh kurang dari 0 atau kosong.
Limit parameter: 1000 mg/dL
Pintas:

Koreksi Hasil Kalium Serum

Tentukan estimasi Kalium pasien sebelum mengalami lisis ringan-sedang:

Estimasi Kalium Terkoreksi
--
Hasil Evaluasi:
Sampel Layak Uji
Indeks HIL berada di bawah ambang batas gangguan. Sampel aman untuk diuji.

Rincian Indeks & Ambang Batas
Indeks Nilai Terukur Batas Limit Status
Hemolisis 0 mg/dL 50 mg/dL Aman
Ikterik 0.0 mg/dL 40.0 mg/dL Aman
Lipemia 0 mg/dL 1000 mg/dL Aman

Tim Pembuat & Kontributor
Sodikin Kurniawan
Sodikin Kurniawan, S.Tr.A.K.M.Kes
CREATOR
Penulis algoritma pencocokan indeks HIL & koreksi Kalium.
Referensi & Disclaimer
  • CLSI C56-A (2012): Hemolysis, Icteric, and Lipemia (HIL) Interference in Clinical Chemistry.
  • Dimeski (2008): Interference in potassium analysis. Clin Chem Lab Med.
  • Lippi (2006): Hemolyzed specimens in clinical chemistry.

Disclaimer: Alat ini adalah sumber daya edukasi. Keputusan penolakan atau penerimaan spesimen biologis harus disesuaikan dengan SOP masing-masing laboratorium.
Feedback:

Post a Comment